Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Dusun Tanjungsari, Desa Kupang, Kecamatan Jabon

 





Sebagai mahasiswa, salah satu bentuk nyata kontribusi kepada masyarakat adalah melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat (Pengmas). Pengabdian masyarakat merupakan bentuk nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana mahasiswa berperan aktif memberikan kontribusi kepada masyarakat. Saya merasa bersyukur karena berkesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan Pengmas di Dusun Tanjungsari, Desa Kupang, Kecamatan Jabon. Dalam kesempatan ini, saya dipercaya menjadi Koordinator Acara, yang berarti saya memiliki tanggung jawab untuk mengatur, mengarahkan, dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Kegiatan Pengmas berlangsung sejak 10 Agustus hingga 25 Agustus, dengan empat pilar utama: kesehatan, ekonomi, lingkungan, dan pendidikan.

Pilar kesehatan menjadi salah satu aspek utama yang mendapat perhatian khusus karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Berbagai kegiatan dilakukan secara terstruktur, dimulai dari edukasi hipertensi yang bertujuan meningkatkan kesadaran warga mengenai penyebab, gejala, hingga cara pencegahannya dengan menjaga pola makan, olahraga teratur, dan rutin memeriksa tekanan darah, bahkan peserta diajak mempraktikkan pengecekan tekanan darah sederhana sehingga mereka bisa mengetahui kondisi kesehatannya secara langsung. Selain itu, dilaksanakan pula edukasi mengenai imunisasi bagi bayi dan balita yang menyasar para ibu dan kader posyandu, di mana materi yang disampaikan menekankan pentingnya imunisasi dasar sebagai upaya pencegahan penyakit menular, serta meluruskan berbagai kesalah pahaman tentang efek samping imunisasi. Tidak kalah penting, masyarakat juga diberi pemahaman tentang penyakit diabetes mellitus, termasuk faktor risikonya seperti pola makan tinggi gula dan kurang aktivitas fisik, gejala awal yang sering diabaikan, serta cara pencegahan melalui gaya hidup sehat, kegiatan ini dilengkapi dengan diskusi langsung agar lebih relevan dengan kebiasaan warga sehari-hari. Sebagai bentuk dukungan terhadap layanan kesehatan desa, kami turut berpartisipasi dalam agenda rutin kader posyandu dengan membantu pencatatan tumbuh kembang balita, menimbang berat badan anak, mendampingi pemeriksaan ibu hamil, serta memberikan motivasi agar kader tetap semangat dalam melayani masyarakat. Rangkaian kegiatan pada pilar kesehatan ini tidak hanya berhenti pada penyampaian informasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman langsung, diskusi interaktif, serta pendampingan nyata, sehingga diharapkan mampu mendorong masyarakat Dusun Tanjungsari untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga, serta membangun pola hidup sehat yang berkelanjutan.

Pilar pendidikan dalam program pengabdian masyarakat di Dusun Tanjungsari menjadi salah satu pilar yang paling mendapat perhatian karena menyangkut masa depan generasi muda di desa. Melalui berbagai kegiatan, pilar ini diharapkan mampu memberikan dorongan semangat belajar sekaligus membuka wawasan yang lebih luas bagi anak-anak maupun remaja setempat. Salah satu kegiatan utama adalah Expo Beasiswa, yang ditujukan untuk memberikan informasi kepada para siswa, khususnya tingkat SMP dan SMA, mengenai berbagai peluang beasiswa yang tersedia baik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun program pendidikan lainnya. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan motivasi dan membuka jalan agar mereka tidak merasa terbatas oleh kondisi ekonomi. Selain itu, dibuat pula pojok baca sebagai sarana literasi desa. Pojok baca ini dilengkapi dengan buku-buku bacaan anak dan remaja sehingga dapat menjadi tempat belajar yang menyenangkan dan dapat meningkatkan minat membaca. Tidak hanya itu, kegiatan les privat juga diberikan kepada anak-anak setempat, terutama dalam mata pelajaran yang dianggap sulit seperti Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Dengan metode belajar yang interaktif, kegiatan ini bertujuan membantu mereka memahami pelajaran sekolah sekaligus meningkatkan prestasi akademik. Lebih lanjut, tim juga melaksanakan kegiatan mengajar langsung di SD Negeri 3 Kupang dan SD Negeri 4 Kupang. Kehadiran pengajar dari tim pengmas di kelas memberikan suasana belajar yang berbeda, lebih variatif, dan menyenangkan bagi para siswa. Anak-anak terlihat antusias saat diajak berdiskusi, bermain sambil belajar, dan diberi motivasi mengenai pentingnya pendidikan.

Pilar ekonomi menjadi salah satu fokus penting karena berkaitan erat dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang. Kegiatan pada pilar ini dijadwalkan terlaksana pada tanggal 23 Agustus, yang mengusung tema utama pemberdayaan ekonomi kreatif melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu program yang dirancang adalah edukasi digital marketing bagi masyarakat, khususnya kalangan ibu rumah tangga, pemuda, maupun pelaku usaha kecil yang ada di desa. Melalui kegiatan ini, peserta akan diperkenalkan dengan strategi pemasaran online, mulai dari cara memanfaatkan media sosial, membuat konten promosi sederhana namun menarik, hingga mengelola toko online agar produk lokal desa dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Selain itu, masyarakat juga akan dibekali pemahaman tentang pentingnya branding produk, konsistensi pelayanan, serta cara menjalin komunikasi dengan pelanggan agar usaha yang dirintis bisa berkembang secara berkelanjutan. Tidak hanya itu, kegiatan pilar ekonomi juga mencakup pelatihan menjadi host live, di mana peserta akan diajarkan teknik dasar melakukan siaran langsung untuk memasarkan produk, seperti cara berbicara yang persuasif, menampilkan produk dengan jelas, hingga menjaga interaksi dengan penonton. Harapannya, melalui kegiatan ini masyarakat dapat lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan memanfaatkan peluang digital untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Dengan terlaksananya pilar ekonomi ini, diharapkan tumbuh semangat baru bagi warga Dusun Tanjungsari untuk berani mencoba hal-hal inovatif, mengembangkan usaha kecil, serta menjadikan desa lebih mandiri dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan era digital.

Pilar lingkungan dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Dusun Tanjungsari difokuskan pada upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi warga. Kegiatan yang dilakukan meliputi kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar dengan melibatkan masyarakat, terutama pemuda dan kader desa, sebagai wujud kepedulian bersama terhadap kebersihan. Selain itu, tim juga melakukan pembagian tempat sampah berupa buis sebanyak 40 unit yang disalurkan ke rumah-rumah warga. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi sampah yang sebelumnya banyak berserakan, serta membiasakan masyarakat memilah dan membuang sampah pada tempatnya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, sehingga tercipta suasana desa yang lebih asri, sehat, dan terbebas dari masalah sampah yang selama ini menjadi kendala utama.

Sebagai koordinator acara dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat di Dusun Tanjungsari, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, saya merasa sangat bersyukur dapat berkontribusi secara nyata melalui empat pilar utama, yaitu kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan lingkungan. Selama kegiatan ini, saya menyadari bahwa setiap pilar memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pilar kesehatan memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat melalui edukasi hipertensi, imunisasi, diabetes mellitus, serta keterlibatan dalam kegiatan posyandu. Pilar ekonomi yang akan dilaksanakan memberi harapan baru dengan pengenalan digital marketing dan host live sebagai peluang usaha bagi warga. Pilar pendidikan menumbuhkan semangat belajar anak-anak melalui expo beasiswa, pojok baca, les privat, serta mengajar langsung di sekolah dasar setempat. Sementara itu, pilar lingkungan membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari hal kecil seperti kerja bakti dan pembagian tempat sampah kepada warga. Dari semua proses ini, saya belajar bahwa pengabdian bukan hanya soal memberi, tetapi juga tentang bagaimana saya sendiri mendapatkan pengalaman, pelajaran, dan rasa kebersamaan dengan masyarakat. Kegiatan ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk terus berbuat lebih banyak demi kebermanfaatan bersama.


Mengenai informasi kegiatan mahasiswa unusa bisa di akses melalui https://unusa.ac.id


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Materi Hari Pertama PKKMB UNUSA 2025

Nomolitera: Inovasi Digital UNUSA untuk Menjaga Kesehatan Mental Generasi Muda