Nomolitera: Inovasi Digital UNUSA untuk Menjaga Kesehatan Mental Generasi Muda
SURABAYA - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (unusa) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan mental generasi muda di era digital. Lewat Fakultas Ekonomi Bisnis dan Teknologi Digital (FEBTD), UNUSA meluncurkan Nomolitera, sebuah platform tes online inovatif yang dirancang khusus untuk mengecek tingkat nomophobia—ketakutan berlebih tanpa ponsel—serta menumbuhkan literasi digital di kalangan mahasiswa.
Dikembangkan berdasarkan riset penggunaan ponsel dalam pembelajaran daring masa pandemi COVID-19, Nomolitera hadir sebagai langkah preventif untuk mengajak generasi muda refleksi terhadap kebiasaan digital mereka. Platform ini bukan alat diagnosis medis, namun berfungsi sebagai deteksi dini dan pendorong kesadaran diri dalam menjaga interaksi sehat dengan perangkat digital.
Diprakarsai oleh Tim Prodi Sistem Informasi UNUSA yang diketuai oleh Endang Sulistiyani, Nomolitera telah diperkenalkan kepada 15 mahasiswa internasional dari negara-negara seperti Malaysia, Filipina, Timor Leste, Nigeria, Arab Saudi, dan Indonesia. Mereka menunjukkan antusiasme dalam mencoba platform ini, dimana sebagian besar muncul dengan hasil kategori “sedang”.
Dengan tampilan hasil berupa skor yang mudah dipahami, Nomolitera diharap menjadi alarm positif agar pengguna lebih bijak dalam menggunakan ponsel. Platform ini bisa diakses secara gratis dan terbuka melalui situs https://unusa.ac.id/
Di tengah kompleksitas era digital, Nomolitera menjadi bukti lembaga pendidikan seperti UNUSA berperan aktif menjaga kesehatan mental generasi muda. Semoga keberadaan platform ini dapat menjadi pendamping digital yang bijak, sekaligus inspirasi untuk inovasi kesehatan mental sejenis di masa depan.
Lihat juga blog teman saya : Rendra sukma fandana
Kunjungi juga


Komentar
Posting Komentar